Lampu di pertigaan Cipete itu menunjukkan warna merah. Saya melipat kedua tangan di stang motor, menaruh kepala, tertunduk lelah. Selang beberapa detik, bunyi-bunyi mesin kendaraan ukuran besar terdengar mendekat, melintas dari arah kiri menuju arah Blok M. Bau asap knalpot tercium pekat. Ada sirene juga. Saya tak peduli. Tak seberapa lama kemudian terdengar, “ayo minggir! minggir!” Saya mendongakkan kepala....
Seorang mama menggendong anak wam (babi) dalam noken (tas tradisional terbuat dari serat kayu yang dirajut) dalam perjalanan di hutan dekat kampung Walma, pegunungan...
