Aku duduk di atas atap kapal, memandang jauh ke horison yang tercemari asap hitam buangan knalpot. Purwanto, rekan seperjalananku, mungkin benar. Knalpot itu lebih mirip periskop. Ia merupakan besi tebal berkarat yang menjulang ke atas dan melengkung pada bagian ujung. Dan, ia merongrong terus-menerus dengan suara rendah yang konstan. Jika ia seorang lelaki, bisa dipastikan setelan suaranya adalah bariton....
