Mama dan Wam
0Seorang mama menggendong anak wam (babi) dalam noken (tas tradisional terbuat dari serat kayu yang dirajut) dalam perjalanan di hutan dekat kampung Walma, pegunungan tengah, Papua.
Seorang mama menggendong anak wam (babi) dalam noken (tas tradisional terbuat dari serat kayu yang dirajut) dalam perjalanan di hutan dekat kampung Walma, pegunungan tengah, Papua.
Dusun Klipoh terletak di Desa Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Magelang. Ia desa kecil yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pengrajin gerabah. Keahlian ini sudah turun-temurun. Masyarakat biasa ambil bahan baku berupa tanah liat di kali, dekat desa mereka. Nama Klipoh sendiri… Read more ›
Metta Dharmasaputra (front row, fourth from the left), is an award-winning investigative journalist from Tempo magazine. He covered many corruption case, including–the breath-taking–PT Asian Agri scandal which involve Sukanto Tanoto, one of the Indonesia’s top conglomerate. He was lecturing at… Read more ›
May 25th, 2011 Agustinho de Vasconselos is the director of post-CAVR, “The Timor-Leste Commission for Reception, Truth, and Reconciliation” (CAVR – Portugese acronym). CAVR had released a–2000 pages–book called “Chega!”, a Portugese for “no more, stop, enough”. The book recorded… Read more ›
Just one of those random night with Sakura and Oshin. It was around 9 pm at Gelora Bung Karno, Senayan. We had nowhere to go, we took some and came up with this. Enjoy!
Wayang Kamboja ini unik. Beda dengan wayang Jawa yang ‘ramping’, wayang mereka lebar-lebar, dan kadang memiliki dua handle. Cara main juga berbeda.
Punthuk Setumbu adalah bukit kecil yang letaknya 4 km sebelah barat Candi Borobudur, desa Karangrejo, kabupaten Magelang. Ia juga berdekatan dengan bukit Menoreh. Di bukit ini, lansekap tampak menakjubkan.